Strategi Penjualan Ayam Potong Menambah Keuntungan Peternak

Menambah Keuntungan Peternak dengan Strategi Penjualan Ayam Potong dengan mengerti terlebih dahulu perencanaan sesuai dengan target Produksi

Strategi Penjualan Ayam Potong

Sebagai seorang Peternak tentunya ingin mendapatkan keutungan yang besar disertai dengan menjalani hobi beternak Ayam. Dalam Beternak Ayam terutama jenis ayam potong sangat banyak dicari oleh pembeli di pasar namun bagaimana jika harga Mahal?

Jika daging ayam mahal karena beebrapa faktor tentunya akan membuat konsumen pada lari dan memilih daging hewan lain yang membuat kamu rugi. Untuk menyiasati masalah tersebut tentunya yang perlu kamu lakukan adalah mengerti Bagaimana Cara Produksi dengan benar.

Dalam Kegiatan Ekonomi tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan keuntungan, Para peternak terkekang dengan para pengepul yang memberikan harga rendah. Tidak seperti BArang Elektronik yang harganya memang sudah ditentukan oleh Pabrik.

Para pengepul pastinya akan menawar sampai harga murah dan dijual ke pasar dengan harga tinggi sehingga para peternak dirasakan ketidak adilan. Tanpa melihat jerih payah dan berapa besar pengeluaran yang dikeluarkan untuk membuat ayam menjadi besar dan sehat.

Tahukah kalian kenapa Produk yang dibeli langsung dari peternak bisa murah dan sampai kepasar harganya melonjak naik. ? Ternyata ada skema ini yang harus dipelajari terlebih dahulu sebelum menyalahkan pengepul Ayam.

Peternak – Pengepul Kecil- Pengepul Besar – Pasar/RPH/RPU – Pengecer besar – Pengecer Kecil- Rumah makan – Konsumen

Ini yang dimaksud dengan Jalur Distribusi yang membuat Harga menjadi Melonjak, maka cara untuk mensiasatinya adalah memangkas jalur distribusi. Beberapa Langkah yang bisa kalian lakukan untuk mempercepat Proses penjualan Ayam.

Pertama, Menjual Langsung Ke Konsumen Secara Langsung

Dalam langkah ini disarankan adalah menjual ayam yang sudah dipotong dan siap diolah atau yang sudah diolah menjadi masakan. Pastinya haga yang diberikan akan seimbanng dengan cara ini sehingga kamu bisa mendapatkan keuntungan lebih.

Kedua, Tahu Moment dan Perbanyak Calon

Moment yang tepat adalah pada saat hari besar tentunya kebutuhan akan daging ayam akan semakin meningkat seperti Idul Adha / kegiatan lainnya. Dan dengan cara memperbayak Calon tentunya yang sudah kamu kenal baik akan menambah nilai plus dalam Proses Jual Beli.

Ketiga, Memberikan Nilai Tambah dan Langsung turun Tangan Ke Pasar

Dengan Cara terakhir dini menjadikan Ayam menjadi olahan lezat dan langsung memasarkannya di Pasar akan menjadi nilai plus. Dimana masyarakat modern lebih ingin hal praktis dari pada memasak lagi membutuhkan waktu yang lama.